Tukang Ledeng Perusak yang Mengharapkan Putri Raja

Alkisah, hidup seorang tukang ledeng yang seringkali kehilangan fokus atas pekerjaan dia yang sesungguhnya. Tapi, hal tersebut bukanlah masalah utama bagi si Tukang Ledeng, karena dia memiliki tiga masalah lainnya yang jauh lebih berbahaya.

Pertama, dia punya masalah dalam mengatur emosi dan dengan mudahnya dapat menghancurkan berbagai fasilitas publik seperti tembok bata yang entah mengapa bisa terbang sendiri.

Kedua, untuk melarikan diri dari masalahnya, dia sering mengonsumsi zat nabati yang hanya akan membantunya bermimpi, entah itu mimpi menjadi besar, mimpi menjadi ahli api, atau mimpi memiliki nyawa tambahan.

Ketiga, dan yang paling berbahaya, dia memiliki afeksi yang sangat besar, terlalu besar bahkan, kepada putri raja yang memiliki tendensi untuk mendekatkan dirinya dengan masalah besar. Meskipun memang seiring berjalannya waktu, terbukti bahwa sang Putri adalah wanita yang cukup kuat untuk menghadapi masalahnya sendiri.

Sebagai seorang tukang ledeng, tokoh utama kita ini tampaknya lebih sering menghabiskan waktunya berjalan-jalan di sistem perpipaan yang telah ada dan bukannya memperbaiki pipa rusak atau menciptakan sistem pemipaan baru untuk meningkatkan kualitas negeri tempat dia tinggal.

Tukang Ledeng ini juga seringkali terlalu sibuk meluapkan emosinya kepada objek-objek yang bisa saja merupakan makhluk hidup yang terkena kutukan untuk diam membatu dalam wujud tembok bata. Hal ini dia lakukan hanya untuk memuaskan hasrat temporer berwujud angka penilaian yang cukup kabur apa fungsinya di dunia nyata.

Selain itu, bagaikan pungguk merindukan bulan, si Tukang Ledeng juga sangat banyak menghabiskan waktu mencari perhatian sang Putri. Entah apa tujuan akhir dari usahanya ini, mengingat sampai akhir hayat pun Tukang Ledeng tetaplah hanya seorang tukang ledeng dan sang Putri adalah seorang putri ningrat yang berasal dari dunia yang betul-betul berbeda dari yang ia tinggali.

Istana demi istana tempat sang Putri merasa nyaman dijarah dan dihancurkannya, semuanya dilakukan meskipun ia sadar bahwa sang Putri berpindah dari satu tempat nyamannya ke tempat lain demi menghindari kerjaan sia-sia si Tukang Ledeng.

Tidak jelas bagaimana akhir kisah dari si Tukang Ledeng yang tampak begitu susah ini. Tapi yang jelas, dalam perjalanannya Tukang Ledeng bisa selalu mengonsumsi berbagai zat yang dapat mewujudkan mimpi absurdnya. Mulai dari menjadi manusia terbang, bajing, sampai menjadi rakun sekalipun. Setidaknya berbagai hal tersebut bisa membantunya untuk berusaha mencapai impian, atau paling tidak membuat petualangan yang mungkin berakhir ke kegagalan menjadi lebih penuh warna.

Berjuanglah Tukang Ledeng, ke mana pun takdir akan membawamu nanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s